SMKN 5 Bone dan PT Kubota Sepakati Langkah Awal Penyelarasan Kurikulum Industri Jurusan Pertanian

53169

Bone, SMK Negeri 5 Bone untuk pertama kalinya melaksanakan pertemuan secara daring bersama PT Kubota Indonesia dalam rangka membahas dan merancang penyelarasan kurikulum berbasis industri untuk Jurusan Pertanian. Kamis, 20 Agustus 2026 .

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri. Penyelarasan kurikulum diharapkan mampu memperkuat relevansi kompetensi yang diberikan kepada peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi di sektor pertanian.

53169

Dari pihak PT Kubota Indonesia, pertemuan dihadiri oleh Bapak Resti selaku pimpinan dan Bapak Risma. Sementara dari pihak SMK Negeri 5 Bone, kegiatan dihadiri langsung oleh Dr. Andi Budiharsono, S.Pd., M.Pd., Ketua Jurusan Pertanian, Ibu Rahma, serta beberapa guru produktif Jurusan Pertanian (AT).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai hal yang berkaitan dengan rancangan penyelarasan kurikulum industri, termasuk kebutuhan kompetensi peserta didik, relevansi materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi pertanian, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

53163

Hasil pembicaraan menghasilkan kesepakatan awal bahwa penyelarasan kurikulum industri antara SMKN 5 Bone dan PT Kubota Indonesia akan dilanjutkan pada tahap penyusunan rancangan kurikulum.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, rancangan kurikulum akan disusun oleh Pak Fahmi dan, insyaallah, akan diajukan kepada pihak PT Kubota Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2026 untuk mendapatkan masukan, evaluasi, dan penyesuaian.

Rancangan kurikulum tersebut nantinya tidak bersifat final secara langsung, melainkan akan melalui proses evaluasi bersama dengan pihak PT Kubota Indonesia. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa kompetensi, materi pembelajaran, serta kebutuhan praktik yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini maupun kebutuhan yang diperkirakan berkembang di masa mendatang.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan konsep link and match antara SMKN 5 Bone dengan dunia industri. Melalui penyelarasan tersebut, sekolah diharapkan dapat menghasilkan lulusan Jurusan Pertanian yang memiliki kompetensi sesuai standar dan kebutuhan industri, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki kesiapan memasuki dunia kerja.

Pertemuan perdana antara SMKN 5 Bone dan PT Kubota Indonesia ini sekaligus menjadi awal dari proses kolaborasi yang diharapkan dapat berkembang ke berbagai bentuk kerja sama lainnya di masa mendatang.

Dengan adanya komunikasi dan evaluasi secara berkelanjutan, SMKN 5 Bone bersama PT Kubota Indonesia berkomitmen untuk membangun kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan industri pertanian.

Tindak Lanjut

Sebagai hasil pertemuan, beberapa langkah yang telah disepakati adalah:

SMKN 5 Bone menyusun rancangan awal kurikulum industri Jurusan Pertanian.
Rancangan kurikulum disusun oleh Bapak Fahmi.
Rancangan akan diajukan kepada PT Kubota Indonesia pada 23 Agustus 2026.
PT Kubota Indonesia akan melakukan evaluasi dan memberikan masukan terhadap rancangan tersebut.
Kurikulum akan disesuaikan kembali berdasarkan kebutuhan dan perkembangan industri pertanian di masa mendatang.

Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi terwujudnya kurikulum Jurusan Pertanian SMKN 5 Bone yang semakin selaras dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara sekolah dan PT Kubota Indonesia.

SMK Negeri 5 Bone Bersama Industri, Menyiapkan Generasi Pertanian yang Kompeten dan Adaptif.

Tim Redaksi: Gr. Fahmi Yuliady, S.Kom

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *